Tau lebih dalam tentang Satpam Commuter Line, wow
Hay sobat ku, apa kabar? Pagi yang indah untuk menjalani hari, meski hujan kerap mendatangi. Wehehehe,
Memang di Indonesia kini sedang musim hujan ya, mendung dan suhu menjadi turun, terasa hawa dingin menyelimuti badan mu, melahirkan kemalasan yang terlihat semu.
Hay, hay... Semangat dong. Jangan biarkan tubuh mengendalikan mu dan jangan biarkan kemalasan menghanyutkan mu pada jurang penyesalan.
Sobat, pada kesempatan kali ini aku ingin berbagi ilmu tentang "job description ".
kalian tau apa itu "job des"? Job des atau job description adalah suatu bagian dari materi psikologi industri dan organisasi pada sub bab "rekrutmen dan seleksi".
Job description artinya pendeskripsian job/perkerjaan.
Sebelum saya memperkenalkan lebih jauh mengenai job des, terlebih dahulu saya ingin mengucapkan terimakasih kepada dosen Psikologi Industri dan Organisasi saya yaitu Mas Endro Puspo W,M.Psi dan Mas Seta Wicaksana, M.Si yang telah banyak mengajarkan hal baru dan ilmu yang sungguh aplikatif. Serta atas tugas yang diberikan, membuat saya mengetahui banyak hal baru dan pengalaman baru serta dengan adanya tugas ini, saya bisa lebih mengasah skills yang saya miliki.
Serta tak lupa Kak Lukaman Hakim sebagai narasumber utama saya.
Tanpa adanya beliau-beliau, saya tidak akan pernah bisa menyelesaikan tugas ini dan membagi ilmu saya lada orang lain...
Lanjut yuk, tadi kan sudah bahas pengertian job des secara gari besar ya... Jadi untuk lebih mengenal dan lebih paham lagi mengenai job description, atau pendeskripsian dari suatu job. Saya telah melakukan wawancara kepada seorang narasumber yang berkerja dibagian keamanan pada salah satu stasiun kereta api.
Narasumber yang saya wawancarai bernama Lukman Hakim, nama panggilan beliau adalah Lukman. Beliau adalah salah satu anggota atau bagian dari pihak keamanan commuter line namun dalam bidang keamanan stasiunnya yang biasa disebut dengan PKD (Pengawalan Keamanan Daerah).
Singkatnya sobat, nama jabatannya adalah Satpam commuter line (Petugas keamanan) dan posisi jabatannya adalah seorang PKD stasiun.
Bagian dari pihak keamanan stasiun dibagi menjadi 2 bagian loh,,, yaitu bagian keamanan stasiun yang daerah tugasnya adalah lingkup stasiun dan bagian keamanan dalam kereta yang lingkup kerjanya di dalam kereta api.
Sobat, kalau pihak kemanan stasiun disebut dengan PKD. Lalu pihak keamanan dalam kereta disebut apa? Ya, bener banget. Pihak keamanan kereta disebut dengan “WALKA” yang memiliki arti pengawalan kereta. WALKA berbeda dengan PKD dalam segi daerah tugas dan peran atau tanggung jawabnya. Namun, semuanya sama-sama menjaga ketertiban dan keamanan serta melayani pengguna commuter line.
Kak Lukman menggeluti pekerjaan sabagai seorang Satpam commuter line sekitar 1 tahun, cukup tergolong baru bila dipandang dari segi pengalaman berkerja, dari apa yang beliau ceritakan. Sebelum beliau menjadi seorang Satpam commuter line beliau sempat berkerja disebuah pabrik.
Menurut beliau, berkerja sebagai seorang Satpam commuter line bagian PKD cukup menyenangkan dan tidak terlalu melelahkan seperti perkerjaannya dahulu. Namun, sebagai seorang Satpam commuter line bagian PKD, beliau memiliki peran dan tanggung jawab yang cukup besar dalam menjaga nyawa pengguna commuter line saat menyebrangi lintasan kereta api karena beliau harus selalu terjaga dan waspada disetiap waktu, dengan melihat kereta api yang datang dari jarak kejauhan. Disini beliau dituntut untuk selalu berdiri, terjaga dan waspada. Agar kejadian buruk tidak terjadi, layaknya kecelakaan masal karena penumpang menyebrang saat kereta melintas.
Selain itu peran beliau adalah untuk menjaga ketertiban dan membuat nyaman para pengguna commuter line seperti menjaga keamanan seperti melakukan patroli untuk meminimalisir tingkat kejahatan dan pelanggaran pelaturan, sebab acap kali kejadian-kejadian tak terduga terjadi di area stasiun seperti tindakan kriminal berupa pencurian, penodongan, pelecehan, perkelahian dan semacamnya. Pelanggaran peraturanpun demikian sobat, seperti menyebrangi rel kereta api dengan melompati peron, pengguna commuter line yang merokok, perusakan fasilitas dalam stasiun dan lainnya, karena itu peran PKD untuk melakukan patroli merupakan kewajiban selain menjaga jalur penyebrangan penumpang.
Beliau bercerita bahwa menjalankan peran dan tanggung jawab sebagai seorang Satpam commuter line bagian PKD itu,,, meski terlihat sederhana namun beban yang ditanggungnya cukup berat dan beresiko. Lengah sedikit dalam memantau datangnya kereta, nyawa pengguna commuter line terancam atau bahkan melayang. Tidak melakukan patroli secara benar dan serius, pengguna commuter line bertindak secara sewenang-wenang dan sesuka hati. Karena peran utama dari satpam commuter line adalah untuk melayani para pengguna commuter line (masyarakat).
Sedangaka untuk target dalam berkerja semua itu telah ditentukan oleh “SOP” atau Standar Operasional Pekerja yang telah ditetapkan oleh pusat dari commuter line jabodetabek (kantor pusat). Seperti “sip” dalam berkerja yaitu 8 jam, yang dibagi menjadi 3 sip pagi, siang dan malam, berseragam lengkap, ketepatan waktu dalam berkerja, melakukan latihan fisik yang dipandu oleh TNI disetiap harinya, dan semacamnya.
Sedangkan KPI (Key Performance Indicator) beliau dalam menjalani perkerjaan ini diantaranya memantau jalur pernyebarangan dan memastikan keselamatan pengguna commuter line hingga sampai ke bagian jalur selanjutnya selama sip berkerja yang beliau tempuh. Berkeliling stasiun disetiap pergantian sip dalam 1 hari, memastikan tidak ada penumpang yang menyebrang di jalur penyebrangan yang tidak seharusnya(melompati peron) selama 1 minggu.
Sekian dulu ya sobat blog ku kali ini, semoga bermanfaat dan bisa menambah pengetahuan mu, banter-banter ngasah ingatanmu lah...
Saya harap tulisan ini berguna. Aminn,
Sampai jumpa di blog selanjutnya. Dan makasih banyak ya sudah mampir, wehehehe

Tidak ada komentar:
Posting Komentar