Kamis, 18 Februari 2016
Robekan Mendalam Dari Seorang Sahabat
Seberapa sakitpun sahabat menggoreskan luka yg begtu mendalam di dirimu, hingga terasa robek dn menangis darah.
Ingatlah, bahwa ia juga pernah menggoreskan warna yg bgtu indah.
Ia meninggalkan jejak berupa pengalaman tak terlupakan bersamamu, ia pernah mengukir waktu dgn beraneka ragam tingkahnya, yg membuatmu merasakan berbagai rasa, senang dgn tertawa bersamanya, nyaman ketika dipelukannya, kuat dengan genggamannya dll.
Munkin luka yg dibuatnya kali ini begitu fatal dn terasa takkn bisa terobati, namun... Jahitlah luka robekan itu dri benang berwarna yg kau dapat ketika kau bersamanya. Saat kau menghabiskan wktu mu dgnnya, saat kau berbagi rasa dgnnya.
Munkin luka robekan itu takkan tertutup dgn sempurna, tapi... Setidaknya kau telah berhasil menutup ingatan mu bersamanya dgn hal yg indah dn berwarna.
Sobat, kesabaran itu pada dasarnya tak memiliki batasan. Namun, hanya manusia yg membuat kesabaran itu menjadi memiliki batas.
Hidup adalah pilihan, dn pada dasarnya segala sesuatu itu memiliki akhir. Namun, akhir dari sesuatu terkadang kau lah yg menentukannya.
Kau mau hal ini berakhir seperti apa?
Kau mau mengingat dirinya sebagai apa?
Kau mau...
Kau mau...
Dn kau mau...
Lapangkanlah jiwamu dn tersenyumlah, kau tau? Memaafkan pada dasarnya lebih sulit dibanding meminta maaf, tapi dgn memaafkn jiwa mu akan lebih hangat dn nyaman.
Memang tiada yg lebih menyakitkan dari sakit yg ditimbulkan oleh seorang sahabat,.
Tapi, ingatlah kau masih bisa menjahitnya.
Tersenyumlah, tersenyumlah dgn lepas layaknya saat kau menghabiskan massa indahmu dahulu bersamanya.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar